HomeKabar BintuniGSBI Teluk Bintuni Vakum, Perusahaan Diwanti-wanti Perihal Gerakan Terselubung

GSBI Teluk Bintuni Vakum, Perusahaan Diwanti-wanti Perihal Gerakan Terselubung

Ketua Dewan Pengurus Daerah Gabungan Serikat Buruh Indonesia Provinsi Papua Barat (DPD GSBI Papua Barat), Yohanes Akwan, SH secara resmi membekukan kepengurusan Dewan Perwakilan Cabang (DPC) GSBI Teluk Bintuni karena adanya kekosongan dalam struktur organisasi.
Yohanes mengimbau kepada manajemen-manajemen perusahaan di Teluk Bintuni agar mewaspadai segala bentuk keputusan oleh DPC GSBI Teluk Bintuni paska dibekukannya kepengurusan ini.
“Perlu diinformasikan bahwa kepada pihak manajemen perusahaan di Kabupaten Teluk Bintuni dan Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni, kami melaporkan bahwa untuk sementara DPC GSBI Teluk Bintuni sebagai organisasi Serikat Buruh kami tangguhkan kepengurusannya sampai adanya SK Baru dri DPD GSBI Papua Barat untuk mengangkat pengurus baru akan kami laporkan kembali. Jika ada keputusan atau pernyataan yang mengatasnamakan DPC GSBI Teluk Bintuni, paska dikeluarkannya keputusan ini, maka sudah bisa dipastikan itu tidak mewakili GSBI sebagai organisasi,” ujar Yohanes saat memberikan keterangan pers.
Pernyataan ini dirasa perlu untuk dipublikasikan sebagai woro-woro untuk mengantisipasi kekarutan perihal kekosongan struktural ini. Namun menurut Yohanes, segala administrasi dan advokasi buruh kawan-kawan di Teluk Bintuni agar bisa melalui Korwil GSBI Wilayah dengan saudara Haiser Sitomorang.
Lanjutnya, untuk diketahui GSBI adalah organisasi serikat Buruh resmi dan tercatat pada registrasi Disnakertrans Papua Barat dengan nomor pencatatan 001 tahun 2016 dan di Teluk Bintuni DPC GSBI juga tercatat secara resmi pada kantor Disnaker Teluk Bintuni sebagai serikat buruh.
Yohanes Akwan juga akan tetap berada di Teluk Bintuni sementara ini untuk melakukan konsolidasi lanjutan agar pembentukan struktur organisasi baru bisa segera terlaksana.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments